Pemkot Manado menempatkan kolaborasi dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting dalam memperkuat tata kelola serta ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
MANADO, manadoviral.id/ — Dukungan terhadap pemberdayaan perempuan dan penguatan tata kelola masyarakat mendapat ruang dalam agenda Pemerintah Kota Manado. Hal itu terlihat dari kehadiran Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang pada Pelantikan dan Pengukuhan DPD Srikandi Jaga Desa Provinsi Sulawesi Utara serta DPC Srikandi Jaga Desa se-Sulawesi Utara Masa Bakti 2026–2031 di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (10/8/2026).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan Srikandi Jaga Desa, sayap organisasi resmi ABPEDNAS yang mendorong keterlibatan perempuan, khususnya unsur BPD dan LPMK, dalam pembangunan, pengawasan tata kelola, serta penguatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Bagi Pemkot Manado, ruang kolaborasi seperti ini penting karena pembangunan tidak hanya membutuhkan kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dan kelompok perempuan.

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan dan naskah pengukuhan, penyerahan pataka dari Ketua DPP Srikandi Jaga Desa kepada Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara, serta penandatanganan berita acara. Rangkaian kegiatan juga diperkuat dengan penandatanganan kerja sama ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa dengan LPK Tsunagu Japan Indonesia terkait program pengiriman tenaga kerja ke Jepang.
Bagi Andrei Angouw dan Richard Sualang, kehadiran dalam agenda tersebut sekaligus memperlihatkan keterbukaan Pemkot Manado terhadap kolaborasi lintas organisasi dan pemangku kepentingan. Pemberdayaan perempuan, penguatan kapasitas masyarakat, dan perluasan peluang ekonomi merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Pattipeilohy, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama, Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa Ella Nurlela Tubagoes, Sekjen DPP Srikandi Jaga Desa Prof. Dr. Mia Amiati, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Ns. Gresty Masie, Ketua ABPEDNAS Sulawesi Utara Ir. Stefanus Liow, sejumlah kepala daerah, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Utara, serta pengurus DPD dan DPC Srikandi Jaga Desa.
Pelantikan tersebut pada akhirnya tidak berhenti pada seremoni organisasi. Ada agenda yang lebih luas, yakni memperkuat jejaring perempuan dan masyarakat agar dapat mengambil bagian dalam pembangunan, pengawasan tata kelola, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan. Dalam konteks itu, kehadiran Pemkot Manado menjadi bagian dari pesan bahwa pembangunan membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
//Novita.R













