Demokrasi Desa Menguat, Poigar Satu Bentuk BPD Baru untuk Kawal Pembangunan Hingga 2034

Ket Foto : Suasana usai pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Poigar Satu, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (29/7/2026). Proses pemilihan berlangsung terbuka, demokratis, dan menghasilkan tujuh anggota BPD periode 2026–2034 sebagai representasi aspirasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. (Foto: Yosben Monigir/Pemdes Poigar Satu)

MINAHASA SELATAN, manadoviral.id/ — Komitmen membangun tata kelola pemerintahan desa yang semakin transparan dan partisipatif kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Poigar Satu, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan. Melalui proses pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berlangsung di Balai Desa Poigar Satu, Rabu (29/7/2026), masyarakat memilih tujuh wakil yang akan mengemban amanah untuk masa bakti 2026–2034.

Pemilihan yang dimulai sekitar pukul 14.52 Wita berlangsung tertib, terbuka, dan demokratis. Seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sekaligus menjadi gambaran meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengambil bagian pada proses pembangunan desa melalui lembaga representatif.

Hasil pemilihan menetapkan Riko Darapung, ST sebagai Ketua BPD, didampingi Oktavianus Nangkoda dan Alvons Laoh sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Tresya Chaniago, sementara Julius Mangadil menjabat Ketua Bidang Pemerintahan dan Pembinaan Kemasyarakatan, Julius Sabarokah sebagai Ketua Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Fera Salem sebagai anggota.

Hukum Tua Poigar Satu, Jekson O.P. Ngau, S.Si, mengatakan pelaksanaan pemilihan merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menjalankan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan secara terbuka, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam melahirkan BPD yang benar-benar mewakili aspirasi warga. Kami berharap BPD terpilih dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mengawal pembangunan demi kemajuan Poigar Satu,” ujar Jekson.

Demokrasi Desa Menguat, Poigar Satu Bentuk BPD Baru untuk Kawal Pembangunan Hingga 2034

Pemantauan langsung juga dilakukan Camat Sinonsayang, Manuel M. Salem, S.Pd, yang menilai seluruh rangkaian pemilihan berlangsung aman, tertib, dan mencerminkan kualitas demokrasi desa yang semakin baik.

Ketua Panitia Pemilihan, Sonni Toloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana kondusif sejak awal hingga selesainya proses pemilihan.

«”Keberhasilan pelaksanaan pemilihan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara dewasa serta menjaga suasana tetap aman dan penuh kebersamaan. Semoga BPD yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” katanya.»

Panitia pelaksana yang diketuai Sonni Toloh, bersama anggota Agianto Dawowo dan bendahara Musa Mandagi, serta seluruh anggota panitia dinilai mampu menyelenggarakan proses pemilihan secara profesional dan akuntabel.

Terbentuknya BPD periode 2026–2034 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Kehadiran lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi pengawasan, menyalurkan aspirasi warga, sekaligus mendukung lahirnya kebijakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat menuju Desa Poigar Satu yang semakin maju, transparan, dan berdaya saing.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *