URC Resmob Polres Mitra Siaga 24 Jam, AKP Lutfi Perkuat Respons Cepat dan Humanis

Ket Foto : Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara AKP Lutfi Arinugraha Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., memimpin apel URC Resmob sebagai bagian dari kesiapsiagaan personel menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Mitra. (Istimewa)

Apel dan patroli menjadi bagian dari kesiapsiagaan URC Resmob dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan kehadiran polisi dirasakan masyarakat.

MITRA, manadoviral.id/ — Menjaga keamanan tidak selalu dimulai dari tindakan ketika gangguan sudah terjadi. Di Minahasa Tenggara, kesiapsiagaan justru dibangun melalui kehadiran personel, pemantauan wilayah, dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.

Hal itu tergambar dalam kegiatan Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Minahasa Tenggara yang terus disiagakan selama 24 jam untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara AKP Lutfi Arinugraha Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Apel menjadi bagian penting untuk memastikan personel memahami tugas, kesiapan bergerak, serta pola respons ketika masyarakat membutuhkan kehadiran kepolisian.

Melalui URC Resmob, Polres Minahasa Tenggara mengedepankan tiga pendekatan, yakni respon cepat, presisi, dan humanis. Ketiganya menjadi penting karena tugas menjaga Kamtibmas bukan hanya berkaitan dengan penindakan, tetapi juga bagaimana polisi hadir lebih awal untuk mencegah gangguan keamanan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Semangat tersebut menjadi gambaran pendekatan yang ingin dibangun Polres Minahasa Tenggara: personel tidak hanya menunggu laporan, tetapi memiliki kesiapan untuk memantau situasi dan merespons berbagai potensi gangguan keamanan di lapangan.

Bagi AKP Lutfi selaku Kasat Reskrim, kesiapan personel menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Apel dan patroli sekaligus menjadi ruang untuk membangun koordinasi dan memastikan setiap anggota memahami tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran URC Resmob selama 24 jam juga memberikan pesan bahwa aspek keamanan membutuhkan konsistensi. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa ketika terjadi persoalan, terdapat personel yang siap merespons dengan cepat, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Di sisi lain, pola tersebut menunjukkan upaya Polres Minahasa Tenggara memperkuat fungsi preventif dan responsif kepolisian. Keamanan tidak hanya diukur dari seberapa banyak kasus ditangani, tetapi juga dari kemampuan aparat mencegah gangguan serta menciptakan rasa aman melalui kehadiran di tengah masyarakat.

Dengan kesiapsiagaan yang terus dijaga, URC Resmob Polres Minahasa Tenggara diharapkan mampu menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga Kamtibmas. Respons cepat, tindakan presisi, dan pelayanan humanis menjadi tiga hal yang dipertaruhkan setiap kali polisi hadir di tengah masyarakat.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *