Ketua PWI Sulut Sintia Bojoh Dorong Jalan Damai, Tegaskan Persatuan dan Profesionalisme Wartawan

Ket Foto : (Dok.PWI)

PWI Sulawesi Utara menekankan penyelesaian melalui komunikasi, menjaga marwah organisasi, serta memperkuat etika jurnalistik demi kepercayaan publik.

MANADO, manadoviral.id/ — Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintia Bojoh, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penyelesaian damai atas dinamika yang melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengacara Hotman Paris Hutapea. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan musyawarah menjadi jalan terbaik untuk menjaga marwah organisasi sekaligus memastikan situasi tersebut tidak mengganggu soliditas insan pers, khususnya di Sulawesi Utara. Sikap tersebut sekaligus mencerminkan komitmen PWI Sulut dalam mengedepankan persatuan di tengah berbagai dinamika yang berkembang.

“Semoga persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak lagi terulang, terutama di Sulawesi Utara. Wartawan harus tetap menjaga profesionalisme, solidaritas, serta mengedepankan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas,” ujar Sintia. Ia menegaskan, PWI Sulut akan terus memperkuat kompetensi wartawan, menjaga independensi profesi, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar organisasi tetap menjadi ruang yang mampu melahirkan jurnalis yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap polemik yang berkembang di tingkat nasional. Bagi PWI Sulut, momentum ini menjadi pengingat penting bahwa persatuan organisasi dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik harus tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan fungsi pers. Dengan mengedepankan dialog, profesionalisme, dan semangat kebersamaan, PWI Sulawesi Utara berharap kepercayaan publik terhadap insan pers terus terjaga sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang bertanggung jawab.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *