Listrik Bunaken Kembali Normal, PLN UID Suluttenggo Siapkan Penguatan Sistem

Ket Foto : PLN UID Suluttenggo menyiapkan penguatan sistem kelistrikan Pulau Bunaken melalui rencana pembangunan PLTS berkapasitas 100 kWp pada September 2026 serta peningkatan kapasitas sejumlah mesin pembangkit pada Oktober 2026. (*)

Pasokan kembali surplus setelah gangguan mesin pembangkit. PLN menyiapkan PLTS 100 kWp dan peningkatan kapasitas pembangkit untuk memperkuat keandalan listrik di kawasan wisata Bunaken.

MANADO, manadoviral.id/ — Pasokan listrik di Pulau Bunaken, Sulawesi Utara, kembali normal setelah sebelumnya mengalami gangguan teknis pada sejumlah mesin pembangkit. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo memastikan sistem kelistrikan di kawasan tersebut saat ini telah berada dalam kondisi surplus.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, mengatakan gangguan sebelumnya terjadi akibat menurunnya kemampuan beberapa mesin pembangkit. Kondisi tersebut berdampak terhadap pasokan listrik yang diterima masyarakat di Pulau Bunaken.

PLN kemudian melakukan perbaikan dan pemulihan sistem. Menurut Noven, sejak Sabtu (15/8/2026), kondisi kelistrikan di Pulau Bunaken telah kembali normal.

«“Puji Tuhan, saat ini sistem sudah kembali normal dan kondisi pasokan listrik sudah berada dalam posisi surplus,” kata Noven saat memberikan keterangan kepada Pimpinan manadoviral.id/ , Rabu (19/8/2026).»

Ket Foto : Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo Noven Koropit memberikan keterangan mengenai pemulihan sistem kelistrikan Pulau Bunaken yang sejak 15 Agustus 2026 disebut telah kembali normal dan berada dalam kondisi surplus. (Dok.NyiurMedia)

Pemulihan tersebut menunjukkan respons PLN terhadap gangguan kelistrikan tidak berhenti pada perbaikan teknis. Perusahaan juga menyiapkan penguatan sistem agar kebutuhan listrik di Pulau Bunaken dapat ditopang dengan kapasitas yang lebih andal ke depan.

Noven menegaskan, PLN terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk wilayah yang memiliki nilai strategis bagi pariwisata Sulawesi Utara.

«“Kami terus berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya di wilayah yang menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat dan pariwisata Sulawesi Utara,” ujar Noven.»

Ket Foto : Pimpinan Redaksi manadoviral.id/ bersama Pimpinan Redaksi CorongMasyarakat.com berdiskusi dengan Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, serta staf PLN, Marcello, di Kota Manado, Rabu (19/8/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi dan keandalan pasokan listrik di Pulau Bunaken serta langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan sektor pariwisata. (Dok.NyiurMedia)

Komitmen tersebut mendapat konteks penting karena Bunaken bukan sekadar wilayah permukiman, tetapi juga salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Utara. Keandalan listrik menjadi bagian dari infrastruktur pendukung aktivitas masyarakat, pelaku usaha, maupun sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Untuk memperkuat sistem, PLN UID Suluttenggo merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 kWp pada September 2026. Selain itu, peningkatan kapasitas sejumlah mesin pembangkit yang telah beroperasi ditargetkan terealisasi pada Oktober 2026.

Dua langkah tersebut menjadi bagian dari strategi PLN untuk tidak hanya memulihkan kondisi setelah gangguan, tetapi juga meningkatkan kemampuan sistem dalam memenuhi kebutuhan listrik Pulau Bunaken. Bagi masyarakat dan sektor pariwisata, kepastian pasokan menjadi salah satu fondasi penting agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih stabil.

Di sisi komunikasi publik, PLN UID Suluttenggo juga membuka ruang bagi media untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kelistrikan. Bagi Noven Koropit, komunikasi yang terbuka menjadi bagian penting dalam menyampaikan perkembangan pelayanan kepada masyarakat secara jelas dan bertanggung jawab.

Dengan pasokan yang telah kembali surplus serta rencana penambahan kapasitas pembangkit, PLN UID Suluttenggo kini mengarahkan perhatian pada penguatan keandalan sistem. Langkah tersebut diharapkan semakin mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga Pulau Bunaken sebagai salah satu etalase pariwisata Sulawesi Utara.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *