Manado Viral

Wali Kota Andrei Angouw Dorong Penataan Infrastruktur, PUPR Manado Siapkan Pelebaran Jalan Pumorouw Banjer 2027

Ket Foto : Pemkot Manado melalui Dinas PUPR terus melakukan penanganan dan pembenahan infrastruktur guna mendukung kenyamanan serta aktivitas masyarakat. (*)

Ruas jalan dirancang bertambah 5–6 meter, disertai penataan drainase dan bahu jalan. PUPR bersama BPN/ATR mulai mendata lahan sebagai tahapan persiapan.

Manado, manadoviral.id/ — Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang terus menyiapkan penataan infrastruktur untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. Salah satunya melalui Dinas PUPR Kota Manado, yang menyiapkan pelebaran Jalan Pumorouw, Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, dengan target realisasi pada 2027.

Kepala Dinas PUPR Kota Manado Jhony Suwu, ST, mengatakan pelebaran akan difokuskan dari perempatan Banjer menuju ruas Jalan Pumorouw. Jalan tersebut direncanakan diperlebar sekitar 2,5 meter di sisi kiri dan kanan, sehingga total penambahan lebar mencapai sekitar 5–6 meter.

“Pelebaran ini nantinya akan difokuskan mulai dari perempatan Banjer hingga masuk ke ruas Jalan Pumorouw yang selama ini dikenal arus lalu lintas cukup padat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja,” ujar Suwu.

Menurut Suwu, penataan tidak hanya menyasar badan jalan. Drainase dan bahu jalan juga akan dibenahi, mengingat kawasan Banjer dan Tikala masih rawan genangan ketika hujan deras.

“Proses pelebaran jalan nanti sekaligus dengan perbaikan drainase, agar akses jalan di lokasi tersebut lebih baik, lebih aman dan tidak lagi sempit,” katanya.

Untuk memastikan proyek dapat dipersiapkan secara matang, PUPR bersama BPN/ATR Kota Manado telah melakukan survei dan pendataan lahan yang berpotensi terdampak. Tahapan persiapan dijadwalkan mulai berjalan sejak akhir 2026, termasuk survei teknis, pendataan bangunan serta sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah melakukan survei pendataan lahan untuk pembebasan ganti untung dengan melibatkan BPN/ATR. Dipastikan semua terdata dengan akurat dan transparan, agar tidak ada warga yang merasa dirugikan,” tegas Suwu.

Pelebaran tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan Banjer dan sekitarnya. Ruas Pumorouw juga menjadi akses penting menuju sejumlah fasilitas publik, perkantoran dan kawasan permukiman.

Rencana tersebut mendapat respons positif warga Pumorouw. Herwin dan Jufri berharap pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan aktivitas masyarakat selama proses pembangunan.

“Kami menyambut positif rencana tersebut dan berharap proyek dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Kami beri apresiasi kepada Pemerintah Kota kalau jalan itu akan diperlebar demi mengatasi kemacetan yang terjadi di area tersebut,” ujar keduanya.

Dengan persiapan yang mulai dilakukan sejak akhir 2026, Pemkot Manado melalui PUPR menempatkan pelebaran Jalan Pumorouw sebagai bagian dari penataan infrastruktur yang tidak hanya memperluas akses jalan, tetapi juga membenahi drainase dan mendukung kenyamanan warga.

//Novita.R

Exit mobile version