Manado Viral

Bukan Sekadar Patroli, Tim URC Polres Mitra Bangun Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Ket Foto : Tim URC Sat Reskrim Polres Minahasa Tenggara melaksanakan patroli dan pemeriksaan terhadap pengendara di salah satu titik wilayah hukum Polres Mitra sebagai langkah preventif mencegah kriminalitas dan menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. (*)

Patroli dialogis dan pemeriksaan senjata tajam menjadi langkah preventif Polres Minahasa Tenggara dalam mengantisipasi kriminalitas serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

MITRA, manadoviral.id/ — Menjaga keamanan bukan hanya soal bertindak ketika gangguan terjadi. Di Minahasa Tenggara, upaya mencegah potensi kriminalitas terus dilakukan melalui kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas masyarakat.

Hal itu ditunjukkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polres Minahasa Tenggara yang melaksanakan patroli dialogis sekaligus pemeriksaan senjata tajam (sajam) di sejumlah titik yang dinilai rawan kriminalitas, Jumat (14/8/2026).

Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara AKP Lutfi Arinugeraha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., untuk mencegah kriminalitas sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

«“Patroli yang dilakukan menindaklanjuti perintah Kapolres, dalam rangka mencegah kriminalitas di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara,” ujar Lutfi.»

Dalam pelaksanaannya, Tim URC menyasar sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi dan berpotensi menjadi titik terjadinya gangguan keamanan. Di antaranya pusat keramaian, pertokoan, terminal, warung, hingga jalan protokol.

Petugas tidak hanya melakukan pemantauan. Pemeriksaan badan dan barang bawaan juga dilakukan terhadap pengendara maupun warga yang dicurigai membawa senjata tajam. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk mencegah perkelahian, tindak kriminal, maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

«“Patroli dan pemeriksaan sajam ini rutin kami laksanakan, terutama pada malam hari. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara,” kata Lutfi.»

Di sisi lain, pendekatan dialogis menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Personel URC turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga serta mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan.

Warga juga diingatkan agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Dengan demikian, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi menjadi kerja bersama antara aparat dan masyarakat.

Bagi Polres Minahasa Tenggara, kehadiran Tim URC di lapangan menjadi bagian dari strategi pencegahan. Patroli dilakukan bukan semata untuk mencari pelanggaran, melainkan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan rasa aman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Petugas juga tidak menemukan warga yang kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin.

Kasat Reskrim kembali mengimbau masyarakat agar tidak membawa senjata tajam tanpa kepentingan yang jelas dan tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah preventif semacam ini menjadi penting karena gangguan keamanan kerap dapat dicegah ketika aparat hadir lebih awal, masyarakat lebih waspada, dan komunikasi antara keduanya berjalan dengan baik.

//Novita.R

Exit mobile version